Pendekatan Manajemen Sumber Daya Manusia
Terdapat tiga pendeketana pada manajemen sumber daya manusia, yaitu :
1. Pendekatan Mekanis
Pendekatan mekanis merupakan pendekatan klasik yang
mula-mula digunakan pada sistem industri. Pada pendekatan mekanis peranan
tenaga kerja manusia digantikan dengan tenaga mesin untuk melakukan pekerjaan
sehingga lebih efektif dan efisien. Pendekatan ini didasarkan pada pertimbangan
ekonomis, kemanusiaan, efektivitas, dan kemampuan yang lebih besar dan lebih
baik. Dalam pendekatan mekanis, unsur manusia dalam organisasi disamakan dengan
faktor produksi lain, sehingga pimpinan perusahaan cenderung menekan pekerja
dengan upah yang minim sehingga biaya produksi rendah namun bisa di manfaatkan
semaksimal mungkin dan memperoleh hasil yang lebih besar untuk kepentingan
pemberi kerja.
Contoh nyata pendekatan mekanis salah satunya adalah penjaga pembayaran tol. Sekarang ini penjaga pintul tol sudah bukan lagi
menggunakan tenaga manusia, melainkan digantikan dengan tenaga
mesin/elektronik. Umumnya pengendara harus menempelkan kartu pada sensor saat
melakukan pembayaran, namun dibeberapa gerbang tol sudah menggunakan sensor
otomatis yang membuat pengendara tidak perlu lagi menempelkan kartu dan pintu
akan terbuka dengan sendirinya.
2. Pendekatan Paternalis
Pendekatan paternalis merupakan pendekatan yang menanggap
manajer sebagai pelindung karyawan, manajer melakukan berbagai usaha agar para
pekerja tidak mencari bantuan dari pihak lain selain itu manajer bertugas untuk
memberi pengarahan kepada karyawan. Manajer bertindak seperti kepala keluarga
dan para karyawan dianggap seperti keluarga sehingga manajer memperlakukan para
karyawannya dengan baik. Misalnya, diberikan fasilitas-fasilitas yang baik,
diberikan pinjaman uang atau didirikan toko sehinggan para karyawan dapat
membeli keperluannya secara kredit. Kelemahannya, dapat mengakibatkan para
karyawan manja dan malas sehingga produktifitas kerja akan menurun.
Contoh nyata pendekatan paternalis salah satunya terdapat
pada perusahaan google. Google merupakan sebuah perusahaan multinasional sukses
yang didirikan di Amerika Serikat, perusahaan ini bergerak dibidang jasa dan
produk internet. Produk-produk tersebut meliputi teknologi pencarian, komputasi
web, perangkat lunak, dan periklanan daring. Dibalik kesuksesannya, google
sangat memanjakan para karyawannya. Perusahaan memberikan banyak insentif
kepada karyawannya, mulai dari menggratiskan makan dan camilan, diberikan
layanan teknis selama 24 jam, diperbolehkan membawa binatang peliharaan,
karyawan yang meninggal dunia pasangannya akan mendapatkan gaji sebesar 50%
dari gaji pasangannya jika masih aktif bekerja selama 10 tahun, adanya
fasilitas massage credits bagi karyawan yang melakukan pekerjaan dengan baik
dan Google memberikan tunjangan kepada pekerja mereka yang sudah pensiun.
3. Pendekatan Sistem Sosial
Pendekatan sistem sosial beranggapan bahwa perusahaan adalah
suatu sistem yang bersifat kompleks serta beroperasi dalam suatu lingkungan
yang kompleks, biasanya disebut sebagai suatu sistem yang beroperasi diluar. Kerjasama
yang baik dan harmonis, adanya rasa saling ketergantungan, interaksi dan
keterkaitan antar manajer dengan karyawan serta antar sesama karyawan harus
terbina dengan baik agar dapat mencapai tujuan perusahaan. Jika terjadi
permasalahan, diusahakan dipecahkan dengan sebaik mungkin dengan resiko paling
kecil, baik bagi manajer maupun para karyawan. Setiap karyawan betapapun rendah
kedudukan dan kecil jasanya tetap harus mendapat penghargaan yang baik.
Pendekatan sistem sosial ini menekankan pada hubungan
harmonis, interaksi yang baik, saling menghargai dan membutuhkan, dan saling
mengisi sehingga terdapat suatu total sistem yang baik. Komunikasi yang
diterapkan adalah komunikasi dua arah (twoway trafic) dan umpan balik (feed
back) yang positif.
Contoh nyata pendekatan sistem sosial adalah Kerjasama tim
yang baik, kerjasama tim merupakan proses dan strategi yang dibangun demi terwujudnya
visi dan misi perusahaan. Pada prinsipnya, Kerjasama tim merupakan cara bekerja
kreatif berbekal komunikasi yang baik dan kemampuan untuk memecahkan masalah
yang dihadapi bersama-sama. Ikatan tim yang kuat akan menjadi salah satu
investasi terbaik untuk masa depan perusahaan. Selain itu, hasil penelitian ini
juga menyatakan bahwa kegiatan team building yang diadakan oleh perusahaan
dapat membantu meningkatkan produktivitas karyawan secara keseluruhan.
Referensi :
http://akupengen-tahu.blogspot.com/2016/12/metode-pendekatan-dan-fungsi-msdm.html (diakses pada tanggal 4 Oktober 2021)
https://www.andalsoftware.com/services/articles/sharing-knowledge/articleid/30/6-macam-pekerjaan-yang-sedang-digantikan-oleh-mesin
https://www.cermati.com/artikel/12-perusahaan-besar-ini-memiliki-tunjangan-karyawan-paling-menarik
https://www.studilmu.com/blogs/details/apa-itu-kerjasama-tim-dan-bagaimana-perusahaan-mendorongnya (diakses pada tanggal 4 Oktober 2021)
Comments
Post a Comment